Beranda > Tutorial > Membuat Plugins QGIS di Windows

Membuat Plugins QGIS di Windows

Kali ini saya akan menulis mengenai tutorial membuat plugin di QGIS di Windows. Kenapa di Windows? Karena, kadang-kadang kita menemui kesukaran yang tidak ditemukan di OS lain. Contoh saja, penanganan path. Sebelum memulainya, saya mengasumsikan sudah memiliki QGIS terinstall di komputer Anda. Untuk tutorial kali ini, saya menggunakan Sistem operasi Windows 7 SP1 64bit ASLI. Untuk kali ini akan dibuat plugin yang menampilkan “Hello ” + nama masukan ketika suatu tombol ditekan. Sederhana bukan?

  1. Menginstal Plugin Builder
    Untuk permulaan, sebaiknya menggunakan Plugin BuilderPlugin Builder merupakan plugin pada QGIS untuk membuat plugin secara lebih mudah. Untuk menginstalnya, cukup buka QGIS, lalu ke menu bar Plugins –> Fetch Python Plugins, dan fetch plugin ini dari repositori resmi QGIS. Jangan lupa di-enable setelah dipasang.
  2. Membuat Plugin dengan Plugin Builder.
    Pada langka ini, Anda cukup menjalankan Plugin Builder dan isi field yang dibutuhkan. Lalu tekan OK.

    Plugin Builder

    Plugin Builder

  3. Simpan plugin Anda di tempat yang dikehendaki.
    Saran dari saya, simpanlah dari direktori plugin milik QGIS. Lokasinya (biasanya) ada di C:\Users\user\.qgis\python\plugins. Setelah anda menekan OK, akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

    Plugin Builder Result

    Plugin Builder Result

    Bisa dilihat, pada screenshot tersebut, ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum plugin kita bisa digunakan. Jika Anda langsung mencoba meng-enable plugin Anda di QGIS, akan muncul pesan error.

  4. Penambahan Path
    Pada gambar di langkah ke tiga, disebutkan bahwa Anda harus mengompile ui file dan resources file menggunakan pyuic4 dan pyrcc4. Kedua command secara default tidak ditemukan di command line Windows. Untungnya, QGIS sudah memiliki kedua buah command ini, yang diperlukan hanyalah menambahkan path ke sistem Anda. Path yang saya maksud adalah direktori kedua buah command ini. Untuk di komputer saya misalnya, terletak di : “C:\Program Files (x86)\Quantum GIS Lisboa\bin”.
  5. Kompilasi ui file dan resource file
    Setelah menambahkan path, hal yang dilakukan selanjutnya adalah mengompile ui file dan resource file. Untuk ui file, bisa dilakukan dengan command sebagai berikut:

    pyuic4 -o ui_helloplugins.py ui_helloplugins.ui
    

    Sedangkan untuk resource-nya bisa dicompile dengan:

    pyrcc4 -o resources_rc.py resources.qrc
    

    Hal yang perlu diperhatikan adalah ketika mengompilasi resources.qrc, pastikan dikompile e resources_rc.py. Hal ini dikarenakan Plugin Builder mengimport resources_rc secara default di file helloplugin.py (untuk kasus saya). Anda tentu saja bisa menggantinya dengan nama yang lebih fantastik menurut Anda.

  6. Coba
    Setelah dikompile, coba buka QGIS, enable plugin Anda, coba jalankan, dan lihat apa yang muncul. Seharusnya, akan muncul tampilan seperti berikut:

    Hello Plugins First Sight

    Hello Plugins First Sight

  7. Mengubah User Interface (UI)
    Tentu saja, jendela kosong dari plugin tersebut kurang menarik. Mari kita ubah UI plugin kita. Caranya adalah dengan menggunakan QT Designer. Anda bisa mendapatkannya di http://www.riverbankcomputing.com/software/pyqt/download. Setelah diinstal akan muncul beberapa program baru, beberapa diantaranya adalah QT Designer (yang digunakan untuk mengedit UI) dan QT Linguist (yang dipergunakan untuk translasi).
    Untuk mengeditnya, jalankan Designer, dan buka file ui plugin kita. Penggunaannya cukup mudah, dengan drag and drop. Karena kita akan membuat plugin yang menuliskan “Hello ” + nama, maka saya butuh sebuah line edit, push button, dan sebuah label.  Silahkan berkreasi. Contoh hasil di saya:

    QT Designer

    QT Designer

    Setelah selesai, jangan lupa di-save dan dikompile lagi ui file nya seperti langkah sebelumnya.

  8. Menuliskan kode
    Langkah selanjutnya adalah menuliskan kode yang akan menuliskan “Hello ” + nama ketika ditekan tombolnya. Yah, karena ini bukan masalah ke teknis ngodingnya, jadi bisa dilihat saja contoh kode saya di : https://github.com/ismailsunni/HelloPluginQGIS/blob/master/helloplugindialog.py#L28

  9. Hasil
    Dan beginilah hasil dari plugin Hello Plugin saya:

    Hello Plugin Result

    Hello Plugin Result

Nah, selesai sudah contoh membuat plugin QGIS di sistem operasi Windows. Tidak jauh berbeda ketika melakukan developing di Linux. Selamat mencoba.

  1. Subject Dua Tiga
    23 November 2013 pukul 00:51

    Saya Mau Tanya

    Saya mencoba membuat plugin metadata untuk quantum GIS dengan format seperti ini:

    Ada tombol cari file dimana kalo di klik akan membuka lokasi metadata ( misal di D: ) dan setelah di OK informasi isi filenya bisa di tampilkan di bawahnya.
    Saya sudah mencoba beberapa script tapi gagal, apakah ada script khusus untuk QGIS? bisakah saya minta contoh scriptnya?

    Terima Kasih
    ( kalau boleh saya minta alamat emailnya, supaya saya bisa mengirimkan contoh interfacenya, sekaligus tanya – tanya lebih lanjut)

    • 23 November 2013 pukul 07:47

      Gagalnya bagaimana? script yg sudah dicoba seperti apa? Kalau ndak salah, sama saja kok dg open file biasa di python.

      silahkan email ke imajimatika[at]gmail[dot]com

  2. faizal
    7 Agustus 2015 pukul 04:46

    Maaf bisa tolong diperjelas langkah no 4 dan 5 untuk os windows.. langkahnya bagaimana?

    • 7 Agustus 2015 pukul 05:04

      No 4. Menambahkan path. Biasanya melalui My Computer lalu Add Environment Variable. Lalu tambahkan path ke directory yang saya sebut di atas ke variable “PATH”.
      No 5. Lakukan kompilasi tersebut di command prompt.

      Atau bagian mana yang kurang jelas ya?

  3. faizal
    7 Agustus 2015 pukul 05:22

    oh iya mas satu lagi untuk file ui_helloplugins.ui, seandainya kita sudah mendesain interface di pyqt, file itu di replace aja sama file interface kita yang baru atau bagaimana?

  4. faizal
    10 Agustus 2015 pukul 23:40

    makasih banyak mas.. tutorial nya sangat membantu.. kalo untuk pyqt itu diinstall nya bisa terpisah di python sendiri (C:\Python27.10) atau harus di python bawaan qgis (C:\Program Files\QGIS Pisa\apps\Python27 ?

    • 11 Agustus 2015 pukul 08:57

      kalau gak salah, dua-duanya bisa. sama saja.

  5. faizal
    11 Agustus 2015 pukul 10:54

    Wah luar biasa infonya mas.. terima kasih banyak.. sukses selalu

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: